The List

TOP 20 MUSIC VIDEOS OF 2011


Masih dalam #deLupher’s Music Choice of 2011. Sebelumnya saya sudah merangkum Top 10 Album or Single Cover di tahun 2011, kini saya telah menyeleksi beberapa video musik terfavorit sepanjang 2011. mereka hadir dalam berbagai bentuk ide, kreatifitas, estetika, dan cerita yang beragam serta keunikan tersendiri. Saking sulitnya untuk memilih diatara banyaknya yang telah menjadi favorit saya, daftar ini pun menggembung hingga 20 peringkat, berikut mereka:

20# Born This Way (Directed by Nick Knight)

LADY GAGA

Sebuah kelahiran epik “Mother Monster” dalam visual kelam yang memuat galaksi, alien serta manifesto Gaga dalam bentuk eksentrik. Cukup menarik menyimak bagian prolog yang dinarasikan Gaga, dimana proses persalinan dipaparkan dengan visualisasi yang absurd. Belum lagi, penyisipan score dari film Vertigo milik Alfred Hitchcock yang mendukung suasana antariksa nan kelam. Gaga masih saja liar bermain dengan rancangan kostum serta penataan artistik yang nyeleneh. Dan pada akhirnya kita menikmati kegelapannya dalam sebuah koreografi pop dance yang atraktif. Paws up lil’monster!


19# Staring Out The Window (Direct. Ninia Doff)

FULTON LIGHTS

Absurd menemukan burung-burung tersebut bertangan manusia. Terlebih mereka memainkan instrumen musik bak grup band yang sedang menggelar pertunjukkan di atas rerumputan itu. Mereka bertingkah layaknya manusia, menciptakan pestanya sendiri. Meski editing dan efek visual yang dihadirkan masih terbilang kasar. Namun konsep yang dimiliki Ninia Doff ini salah satu yang paling menggemasakan di tahun 2011.

 

18# Yes I Know (Direct. Eric Epstein)

MEMORY TAPES

Disini, tubuh manusia bisa seelastis itu –mereka nampak seperti kerangka tulang sintetis. Yang terpenting  malah bahwa sunyi dan kehilangan adalah konten yang dieksplor disini dengan pewarnaan hitam putih. Menelusuri landskap dan setiap objek dalam klip ini, anda akan begitu mengerti betapa mengerikannya kesendirian itu. Namun disisilain impresi balada yang tengah disajikan mampu mengundang kelegaan, karena semua simbolisasi disini tak berarti pahit semata.

17# Apalah Arti Menunggu (Direct. Joey Christian dan Heru Admaja)

RAISA ANDRIANA

Ini bisa jadi etalase fotografi yang memabukan. Warna retro pastel sungguh memuramkan balada patah hati ini. Kamera yang piawai menangkap kegalauan dari berbagai sudut momen disekeliling Raisa: rambut yang tertiup, tangan yang menggapai langit-langit, sorot mata yang kosong, raut muka yang sendu hingga cangkir the tertumpah pun bisa bergaya begitu elegan dan mewah. Saat menuju klimaks lagu, Joey Christian dan Heru Admaja membawa kita menuju ruang fantasi folktale yang kental, bak taman dongeng yang riuh dengan elemen fabel.m Dan Raisa tentunya cantik disini dengan siraman surealis. Satu-satunya videoklip musisi (pendatang baru) Indonesia tahun ini yang mengerti cita rasa seni dan keindahan.

 

16# Out of Goodbyes (Directed by Travis Schneider)

MAROON 5 (FT. LADY ANTEBELLUM)

 

Barangkali ini satu-satunya video maroon 5 yang tidak menampilkan sosok Adam Levine dkk atau pun trio Lady Antebellum yang menjadi kawan duet mereka. Travis Schneider membuat ‘Out of Goodbyes’ memiliki konsep bercerita. Disana terdapat sang musisi country Dwight Yoakam yang berperan sebagai seorang koboi yang tengah terluka, kemudian seorang wanita yang diperankan oleh model/aktris Diora Baird terlihat sedang membersihkan luka tuan koboi tersebut. Sepanjang video mereka me-lipsinc-kan lagu Out of Goodbyes, dimana di penghujung cerita si wanita tadi memberikan ‘kejutan’ untuk sang koboi. Twist plot yang lumayan menarik.

15# Cruel (Directed by Terri Timely)

ST. VINCENT

 

Menggelikan Annie Clark (aka.St Vincent) diculik, disiksa, dan dikubur hidup-hidup oleh seorang bapak dengan dua anaknya. Disini, Annie dipaksa untuk melakukan pekerjaan rumah, mulai dari memasak, bersih-bersih, menjahit dan pun menemani si bapak tua berdansa. Lucunya, si bapak dan kedua anaknya tak terlalu menyukai segala sesuatu yang dikerjakan Annie, sehingga mereka menyiksa Annie. Sungguh keluarga yang psikopat, Annie dibenam di dalam bak mandi, diikat dikursi, hingga akhirnya dieksekusi di dalam lubang kuburan. Ya mereka menanamnya hidup-hidup. Namun video ini lebih mengumbar sisi jenaka dari sikap psikopat dan nasib buruk Annie tersebut. Sungguh absurb!

14# Midnight City (Directed by Fleur & Manu)

M83

Nampaknya Fleur & Manu sukses mentransfer sisi unik dari tembang Midnight City milik M83 kedalam media video klip. Disini, mereka memunculkan dunia anak-anak ‘superhero’. Terdapat adegan dimana anak-anak tersebut melarikan diri dari sebuah sekolah atau barangkali asrama dan menemukan sebuah gudang untuk menguji kemampuan telekinetik mereka secara bebas. Ini nampak seperti sekuel superhero-mutan yang begitu sederhana. Namun nyatanya sound lagu Midnight City benar-benar pas melebur dengan ritme video yang ‘haunting’. Bahkan konsep video ini seperti sebuah tribute untuk film Village of the Damned (1995), namun rasanya anak-anak di video ini tak seseram di film itu.

13# Crystalline (Directed by Michel Gondry)

BJÖRK

Crystalline masih mengukuhkan Bjork sebagai yang tereksentrik untuk urusan videoklip. Sama halnya ketika mendengar segala letupan sound yang membuncah pada tembang ini, Michel Gondry pun membuat klipnya dengan kesan yang absurd. Saya menganggapnya sebuah pesta elektro-dance di antariksa. Dengan arahan animasi stop-motion yang begitu kental oleh Peter Sluszka, membuat penataan artistic dalam video ini menjadi lebih unik. Bahkan planet pun menjadi lampu disko yang efektif memberi kesan elektro-dance yang diusung Bjork. Sosok Bjork disini tampil samar-samar, namun masih dapat terlihat betapa totalnya dia menggunakan make-up dan kostum eksentriknya. Sebelum Lady Gaga berperilaku gila, Bjork sudah terlebih dahulu menjadi salah satu yang kalian sebut ‘aneh’.

12# Lady Luck (Directed by Vincent Haycock)

JAMIE WOON

Tentu wanita yang sedang melenggak-lenggok di trotoar ini memang masih kalah sexy dengan Rihanna. Mengikutinya dari belakang dan menyimak kegelisahan di balik punggungnya ketika menelusuri jalanan kota yang sepi itu sungguh menggemaskan. Sound Lady Luck yang meledak-ledak memberikan keriuhan diantara gedung-gedung dan jalanan sepi dalam video ini. Vincent tak membuatnya terlalu sederhana, dia pun menciptakan efek visual grafis dengan warna-warni kontemporer yang seolah ingin mengikuti irama music Lady Luck ini. Sesungguhnya gadis ini begitu menggoda di jalanan yang sepi itu.

11# We Found Love (Directed by Melina Matsoukas)

RIHANNA (FT. CALVIN HARRIS)

Apakah anda berpikir yang sama dengan saya kalau pria kulit hitam berambut pirang tersebut merupakan representasi dari sosok Chris Brown? Ini menjadi cukup meyakinkan ketika kita menelaah lirik lagu ini yang bermuatan cinta sejati yang kemudian remuk begitu saja. Merina sebagai sutradara nampaknya mengerti Rihanna dan makna lagu barunya itu. Merina menghadirkan We Found Love dengan suka cita dan patah hati didalam satu paket yang begitu estetik. Rihanna dengan lawan mainnya tampil begitu intim, nakal, liar karena dilanda asmara. Terdapat pula sisi emosional dan letupan amarah yang berhasil disorot dengan penuh makna. Efek visual, editing, hingga penataan artistik begitu rapi dan seksi disini. Scene yang menempatkan Calvin Harris di tengah keriuhan orang-orang serta Rihanna dan pasangannya yang sedang menari di atas lumpur itu adalah favorit saya.

10# Video Games

LANA DEL RAY

 

Selain diberkati suara berkarakter serta musikalitas yang unik, Lana Del Ray juga memiliki aset terpenting yang mempengaruhi debutnya di mata publik yakni wajahnya yang klasik. Dirinya pun mengimpresikan imej gadis retro tersebut lewat single debut pamungkasnya Video Games yang riuh dengan tampilan vintage. Video Games banyak menampilkan potongan-potongan gambar layaknya dokumenter; klip ini banyak mendokumentasikan video-video era 40s, 80s, 90s kemudian menggabungkannya sebagai cuplikan yang estetik. Tak semuanya dokumentasi, sosok Lana maupun beberapa gambar lainnya memang sengaja di-shoot dengang teknik pengambilan gambar yang kasar sehingga kesan ‘jadul’ dan dokumenter begitu terasa. Pada akhirnya anda akan mencintai sisi klasik pendatang baru ini.

9# Montana (Directed by Tyler T Williams)

YOUTH LAGOON

Montana tengah mengupas tentang perasaan kehilangan, betapa sulitnya menghilangkan memori indah dari seseorang yang sangat kita cintai. Tyler T Williams membuatnya lebih spesifik dengan menjelajahi perasaan seorang anak yang selalu dihinggapi nostalgia ayahnya yang telah mati di meda perang. Tyler membawa kita kedalam tumpukan editing yang flash-back –dengan warna sepianya kita diajak ke periode lawas, detik-detik ayahanda si bocah ini pergi bertugas ke medan laga. Nah, pelan-pelan Tyler pun berhasil membawa kisah ini menjadi emosional ketika kita mampu memaknai akhir dari video klip ini. Montana justru terlihat begitu sinematik dengan skrip yang mumpuni, penataan artistik yang terpuji dan editing yang rapi.

8# No Light, No Light (Directed by Arni & Kinski)

FLORENCE + THE MACHINE

Ada beberapa opini miring yang menganggap simbolisasi dalam video ini bersifat rasis. Entah dimana letak rasisnya, namun apakah penempatan orang Asia yang melakoni ritual voodoo dalam video ini dimana kulitnya diwarnai hitam seperti itu dianggap sebuah penekanan untuk menyudutkan suatu ras? Saya rasa sempit jika berpikiran seperti itu. Arni & Kinski memang banyak memberikan simbolisasi pada video ini. No Light No Light bisa jadi sebuah representasi akan peperangan antara kebaikan melawan kejahatan. Voodoo sebagai unsur magis hitam yang mewakili kejahatan sementara Florence dengan pasukan paduan suara gereja mewakili sisi putih kebaikan. Anda akan menikmati nuansa spiritual dan suara Florence yang bak malaikat itu melebur dengan indahnya. Lagi-lagi menarik menyimak artistik dan estetika video khas Florence and The Machine.

7# Against The Grain (Directed by Dropbear)

HUDSON

Adalah hal yang menyenangkan ketika menyimak Against The Grain dengan konsep animasi stop motion seperti ini. Dropbear menyulap sejumlah pensil warna menjadi berbagai bentuk yang menarik. Pensil-pensil warna tersebut seolah-olah bermain bersama arahan Dropbear –mereka membuat formasi bak gambar grafik frekuensi bunyi, atau pura-pura menjadi mobil dan lintasannya, menjadi cahaya matahari, menjadi piramida dan masih banyak formasi lucu yang dibentuk oleh kawanan pensil warna ini. Dropbear jelas kreatif, meski tidak menonjolkan imej Hudson, jelas video ini mampu mebuat Against the Grain terdengar makin ‘racun’ dan catchy.

6# Parenthetical Girls (Directed by Cãoceito & Burdman)

DOUGHNUT

Ide video klip Parenthetical Girls ini barangkali mudah terbaca, namun tetap unik untuk disimak. Dimana Cãoceito & Burdman membuat semua cover piringan hitam di video ini memiliki potongan-potongan kalimat yang merupakan lirik lagu Parenthetical Girls. Kreatif, karena semua kalimat dalam setiap cover piringan hitam itu bagaikan judul album piringan-piringan hitam itu sendiri. Yang mengejutkan, tentunya artwork cover-nya ada mirip cover band ternama seperti nirvana atau greenday.

5# My Machines (Directed by Daniels)

Battles

Maaf jika saya tertawa diatas penderitaan karakter yang konyol dan tolol dalam video klip milik Battles ini. Pria yang menenteng beberapa tas belanjaannya itu sedang menaiki eskalator, dan mendadak jatuh berguling-guling diatas eskalator. Karena eskalator it terus berjalan tanpa henti, maka ‘kasihanlah’ si pria tersebut yang mesti berguling-guling di sepanjang video hingga Battles menuntaskan lagu My Machines miliknya ini. Absurd menyimak pria ini terus melawan tangga eskalator dan berguling-guling tak karuan. Ide yang kreatif, konyol dan gile dari Daniels, sang sutradara.

4# The Greeks (Directed by Megaforce)

IS TROPICAL

Perhatian, video musik ini memang mengandung unsur kekerasan dengan fantasi yang terlalu liar dan sangat tidak mendidik, jadi jauhkan dari anak atau pun adik anda yang masih dibawah umur. Video ini menampilkan bocah-bocah yang sedang asyik bermain perang-perangan atau tembak-tembakan. Namun dengan sedikit fantasi berlebihan lewat efek animasi, letupan mesiu pad senjata mereka dibuat seolah nyata. Tembakan yang berpacu, ledakan, hingga darah yang tertumpah digambar dengan efek animasi. Sementara bocah-bocah cilik ini seakan menghayati perannya yang sedang menembak, terkena peluru, atau tertimpa ledakan. Mereka pun berlagak seperti gangster ketika menembakan senjatanya kehadapan musuh. Jelas ini sangat tidak baik dinikmati oleh mereka yang dibawah umur, namun untuk para orang dewasa ini hanya untuk senang-senang semata.

3# Simple Math (Directed by Daniels)

MANCHESTER ORCHESTRA

Pria tersebut melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh, tiba-tiba terlihat seekor rusa  tengah diam di tengah jalan. Maka sesegera mungkin dia menghindar agar tidak menabrak si rusa, lantas mobilnya pun terlempar ke hutan sambil berguling-guling. Uniknya, mobil tersebut berguling-guling dengan adegan slow motion. Dalam slow motion itulah, si pria tersebut mengingat kenangan-kenangan manis dan buruk bersama ayahandanya. Sekuen kenangan tersebut berulang-ulang terjadi ketika adegan slow motion mobil berguling-guling tersebut. Dramatis, konyol dan unik untuk Simple Math.

2# Bizness (Directed by Mimi Cave)

tUnE-yArDs

Terbukti menempatkan anak kecil sebagai model video klip adalah siasat yang jitu. Siapa sangka Bizness bisa selucu ini. Bocah-bocah yang terlihat lugu di ruang kelasnya itu mendadak mengekspresikan keabsurditasan mereka. Mereka memainkan gestur tubuh mereka kemudian menari serempak. Dan lucunya seorang gadis cilik disini yang menyanyikan Bizness dengan lipsing sambil bergaya bak kepala suku. Kemudian bocah-bocah cilik tersebut menjelma menjadi dewasa. Dinilah mereka serempak memerkan koreografi yang aneh dan abusrd. Namun menyimak mereka tetap menggelikan.

1# Monster (Directed by Jake Nava)

KANYE WEST (FT. RICK ROSS, JAY-Z, BON IVER, & NICKY MINAJ)

Inilah video klip Kanye West beserta duet keroyokannya yang sangat meracuni saya sedari awal tahun 2011. Dengan arahan Jake Nava, sesuai dengan titel ‘Monster’ klipnya pun dibuat dengan nuansa horror yang amat gelap  namun tetap stylish. Jake Nava mengeluarkan banyak zombie untuk menakuti anda disini. Mereka adalah model-model wanita yang seksi, namun dipermak menjadi zombie yang buruk rupa dan menakutkan. Briliannya, para zombie wanita tersebut hadir dalam berbagai bentuk dengan tingkat keseraman rupa yang berbeda-beda. Siapa pun akan sependapat dengan saya kalau scene terfavorit di video klip ini terletak pada Nicky Minaj. Dia tampil sebagai dual character, dimana menjadi zombie yang binal, seksi dan berbahaya. Di sisi lain dia juga mampu memainkan peran gadis manis dan innocent. Dan ketika Nicky mengucapkan “aaaahhh, I’m a muthaf-cking monster!” sambil nungging, wow she’s bloody dirty!

One thought on “TOP 20 MUSIC VIDEOS OF 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s