Movie Review

Review: Julia’s Eyes (2010)


Dalam Buta, Menguak Misteri

Film Julia’s Eye. Directed by Guillem Morales. Cast Belén Rueda, Lluis Homar, Pablo Derqui, Clara Segura, Julia Gutierrez Caba. Genre Thriller, Suspense, Horror. Distributed by DeAPlaneta. Runtime 112 mins.

(C+)

Menilik judulnya tanpa mencoba mengetahui sinopsis, terbesit Julia’s Eyes bakal jatuh mirip dengan film horor tersukses The Eye. Ah, memang jangan terburu dijebak sang judul, premis film ini bahkan tidak bersentuhan dengan dunia roh. Cukup meyakinkan memang ketika nama Guillermo Del Toro terselip sebagai produser; ekspektasi berlebih pun muncul lantaran beliau selalu saja mencetak hits dengan karya thriller-horror-fantasi-suspense, salah satu yang masih segar dalam ingatan tentunya cekaman The Orphanage (2007). Sayangnya Julia’s Eyes bukanlah sentuhan Guillermo, karena penyutradaraan malah dipercayakan pada Guillem Morales.

Naskah Julia’s Eyes menyembulkan irama thriller-suspense datang dari kematian nan misterius serta gambaran kelam dari kisah kebutaan seseorang. Diawali dari kematian seorang perempuan buta bernama Sara (Belén Rueda), dan dalam opening scene film ini, ketakutan begitu riuh berbicara di seluruh ekspresi wajahnya tapi beberapa menit berikutnya dirinya pun diperlihatkan telah tergantung mati di basement rumahnya. Muncullah spekulasi pasti bahwa Sara memang melakukan aksi bunuh diri. Namun, saudari kembarnya, Julia (Belén Rueda) merasa ada keganjilan dari kematian Sara tersebut. Beberapa sinyal ketakutan yang menghampiri dirinya, justru malah memotivasi Julia untuk menguak kebenaran. Belum lagi dia harus bertarung dari gejala-gejala kebutaan yang meneror kedua matanya. Sang suami, Isaac (Lluís Homar) pun sangat mencemaskan kondisi kebutaan Julia bakal kembali terulang. Duarrr… justru ketika Julia harus rela mencicipi kembali kondisi butanya tersebut, pada akhirnya segala kecurigaan perihal kematian saudarinya tersebut perlahan-lahan terkuak dan seseorang misterius pun menerornya sejadi-jadinya.

Sekilas idenya amat menjanjikan; mengambil nilai kebutaan sebagai aspek horor-thriller-suspense. Sang aktris Belén Rueda sangat luwes memainkan peranannya, mampu mengisi ketegangan dengan kinerja karakternya, menyatu kedalam setiap plot tanpa cela. Dengan misi menaikkan intensitas ketakutan para penontonnya, Julia Eye’s belumlah mencapai kata sempurna. Sangat kerasa naskah yang Guillem Morales tulis bersama Oriol Paulo ini lemah dalam mengembangkan elemen horor pada cerita. Banyak kebocoran pada naskah yang patut ditambal, beberapa ‘clue’ yang mencoba mengaburkan twist malah sangat lemah dan mengerutkan rasa penasaran kita. Naik-turun intesitas ketegangannya pun sangat kacau; ada titik dimana anda berhasil ditipu namun sepersekian menitnya lagi anda cepat sadar akan tipuan yang mengarah ke twist cerita tersebut. Bukan berati aspek horor yang disajikaanya membosankan, hanya saja gagal dalam menyentuh klimaks cerita. Toh kita lebih dahulu tau siapa dalang dari malapetaka Sara. Jika saja Oriol Paulo serta Morales telaten dalam mengolah ide twistnya, kemungkinan besar dapat disambut dengan spektakuler. Setidaknya, Óscar Faura mengadiahkan sinematografi muram dan warna-warna pucat yang menutupi lubang-lubang pada naskah Julia’s Eyes. Sekaligus cerdik dalam mengatur set di dalam rumah Sara yang mampu mendorong aura-aura teror yang timbul tenggelam.

Sebagai film yang turut diasuh Guillermo Del Toro, Julia’s Eyes barangkali masih sangat standard. Tak mengapa? Toh, masih layak sebagai tontonan yang menguji nyali anda. Seberapa hebatkah anda menerka dan menghancurkan ketakutan dalam kegelapan Julia. Atau malah seusainya anda berbinar-binar?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s