Movie Review

Review Everyone Else (Alle Anderen): “Manis-Pahit Yang Rumit Dari Cinta”


Film Everyone Else (Alle Anderen). Directed by Maren Ade. Cast Birgit Minichmayr, Hans-Jochen Wagnen, Mira Partecke, Lars Eidinger, Nicole Marischka, Atef Vogel. Genre Drama, Romance, Comedy. Runtime 119 minutes. Distributor Cinema Guild. Country German

(***1/2)

Beginilah dua sejoli yang sedang dimabuk cinta, serasa dunia milik berdua,

Dan sepanjang 119 menit berjalan, Chris dan Gitti memamerkan kemesraannya bak Jesse dan Celine dalam After Sunset & Before Sunrise. Dialog-dialog roman picisan -namun jauh dari kata gombal- membanjiri percakapan mereka; sangat segar dan bernyawa, apalagi kerap bumbu-bumbu humor tercetus dari mulut Gitti. Menghabiskan kebersamaan liburan musim panas mereka di rumah sang bunda Chris, mampu menguak keintiman hubungan cinta mereka serta mulai untuk mendalami karakter personal satu sama lain. Mungkin pada awal-awal scene, penonton dibuai dengan manis madu perasaan cinta mereka berdua, namun ketika memasuki bagian pertengahan mulai nampak sebuah kerumitan emosional yang mengaduk-aduk keteguhan cinta mereka.

Perbedaan-perbedaan personality entah itu dari segi perspektif ataupun prinsip mulai muncul sebagai kerikil-kerikil kecil yang ingin menggoyahkan keromantisan mereka. Bagi Chris, mungkin sikap Gitti yang cenderung obsesif akan hubungan mereka serta perilakunya yang kerap berlebihan dalam memujinya terkadang membuat resah diri Chris. Begitu pun ketika Gitti selalu ingin mendukung dan memberi masukan demi karirnya, Chris seakan menolak segala hal tersebut dalam dirinya. Apakah memang Chris bukan tipe lelaki yang siap dikritik? Atau dia memang terlalu pengecut untuk mengambil langkah maju, seperti yang berulang kali dilontarkan Gitti? Sementara itu Gitti juga tak mampu menyembunyikan sikap ketidaksukaannya terhadap Hans, salah satu teman Chris yang pada akhirnya disangkut pautkan sebagai faktor  memperkeruh hubungan romantik mereka. Entah, segala kekacauan emosional mereka sangat implisit untuk diutarakan. Memang sangat sulit menjamah karakter keduanya, apalagi karakter Gitti. Hubungan mereka pun terbilang unik, dimana keduanya mampu dengan cepat meredam emosi masing-masing dan mulai kembali kedalam ruang romantika.

Sang sutradara, Maren Ade mengandalkan permainan karakter sebagai kunci utama film ini. Didukung dengan gaya penyutradaraannya yang Art-House makin membikin cara penyampaian pesan dalam film ini amat serius, padahal dialog-dialog yang disajikan sangat ringan selain itu skrip ceritanya pun terbilang biasa. Gaya visualisasi Maren pun sangat berani dan provokatif dalam mengeksplor ketelanjangan, dimana ditandai dengan Gitti yang kerap berbikini hampir sepanjang scene serta menangkap keindahan dari adegan ‘ranjang’ mereka. Di berbagai adegan romantisnya, Maren Ade seolah ingin menunjukkan bahwa cinta iu terkadang tak selalu manis di permukaannya; bahwa harus ada rasa memiliki, pengertian, serta komunikasi yang baik dalam merangkai sebuah komitmen. Pada waktunya, cinta bakal sulit ditebak kemurniannya; seberapa besar atau masihkah engkau mencintai pasanganmu dengan apa adanya? Kesederhanaan itu yang mungkin ingin dilepas Maren dalam film ini.

Apalagi  Birgit Minichmayr dan Hans-Jochen Wagnen mampu menghadirkan chemistry yang ‘pas’ sebagai pasangan muda yang dimabuk cinta. Mereka mampu membangun keintiman pada hubungan mereka secara emosional sehingga sangat membantu dalam meletupkan konflik bathin masing-masing yang begitu signifikan menghidupkan nyawa sinematik film ini. Maka tak heran Birgit Minichmayr pun mendapat bayaran sepadan lewat piala Best Actress “Beste Darstellerin Grosser Preis der Jury” dalam Berlin Film Festival 2010. Dalam momen-momen terakhir Everyone Else (Alle Anderen), penonton memang dipaksa untuk menangkap sendiri ‘ending’ yang tersembunyi secara implisit itu; bagaimana semestinya hubungan Gitti dan Chriss tersebut berujung?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s