Movie Review

POSSESSION (2002): Menemukan Riwayat Skandal Cinta Sang Pujangga


Film Possession. Directed by Neil LaBute. Cast Gwyneth Paltrow, Aaron Eckhart, Jeremy Northam, Jennifer Ehle, Lena Headey. Genre Romance, Drama, Mystery. Runtime 102 minutes

(***)

They say that women change: ’tis so: but you are ever-constant in your changefulness, like that still thread of falling river, one from source to last embrace in the still pool ever-renewed and ever-moving on from first to last a myriad water-drops.

-Randolph Henry Ash-

Kata-kata romantis diatas terpatri penuh rapi dalam surat cinta seorang pujangga era Victoria, Randolph Henry Ash yang dialamatkan untuk seorang penggemar sekaligus cinta terlarangnya, Christabel La Motte. Benarkah Randolph Henry Ash adalah salah satu penyair kenamaan Inggris? Tentunya bagi penonton yang buta akan sejarah kesusastraan Inggris pasti menelan bulat-bulat karakter Ash dalam Possession ini sebagai tokoh nonfiksi. Padahal Randolph Henry Ash hanyalah karakter rekaan A. S. Byatt dalam novel fiksinya yang berjudul Possession: A Romance. Sang sutradara, Neil LaBute (Death At a Funeral, The Wicker Man, Your Friends & Neighbors) mengadaptasi novel terlaris di UK tahun 1990 ini penuh dengan keruwetan yang dihantar oleh kata-kata romantis sang karakter pujangga sentral kedalam misteri yang memberi kejutan diantara dua hubungan di masa silam.

Ya, Possession adalah misteri dari skandal cinta sejati antara Randolph Henry Ash dan Christabel La Motte yang ingin dipecahkan oleh Roland Michell seorang asisten peneliti sastra berkebangsaan Amerika. Rolland pun mulai mengumpulkan petunjuk tentang kemana sesungguhnya hubungan Ash dan Christabel akan bermuara. Hanya lewat surat-surat cinta Ash yang penuh diksi romantis itulah teka-teki skandal yang ditutupinya dari sejarah dan istrinya sedikit demi sedikit mulai terungkap. Bumbu-bumbu cinta tak hanya menghiasi flashback kisah Ash dan Christabel lewat interpretasi surat cinta mereka, Rolland tak pelak merasakan letupan-letupan cinta antara dirinya dengan Maud -partner penelitinya yang ahli tentang riwayat Christabel. Possession seakan memberikan konektifitas cinta antara dua masa yang berbeda yaitu  kisah cinta historik Ash-Christabel dan romantisme kekinian Rolland-Maud. Penonton benar-benar diajak untuk memecahkan misteri percintaan sekaligus napak tilas ke tempat-tempat bersejarah dimana kenangan indah Ash dan Christabel tertanam disana.

Possession menawarkan formula sederhana dalam drama percintaan yang dibungkus elemen sejarah meskipun secara keseluruhan cerita yang ditawarkan hanya fiksi belaka. Kemampuan kemasan cerita yang menampilkan teka-teki yang harus dipecahkan melalui surat-surat cinta sang pujangga, dimana tokoh Rolland dan Maud diharapkan mampu menganalisanya dengan tepat mampu membuat atmosfer film ini begitu romantis. Memang lebih mengarah ke misteri dan investigasi, namun Possession memiliki plot yang dengan ampuhnya menelanjangi hati setiap penonton dengan puisi cinta khususnya untuk para penonton wanita. Penampilan Aaron Eckhart dan Gwyneth Paltrow barangkali tidaklah terlalu istimewa sebagai dua peneliti yang terjebak oleh obsesi kisah Ash – Christabel serta kehadiran cinta yang penuh dilema diantara mereka berdua. Begitu pula dengan kilasan karakter Ash-Christabel yang dimainkan oleh Jeremy Northam serta Jennifer Ehle sudahlah sangat pas dan tak berlebihan. Meski begitu mereka berempat; baik antara Northam – Ehle serta Eckhart – Paltrow mampu menciptakan chemistry yang romantis antara hubungan mereka masing-masing.

Sinematografi yang mengesankan melalui pemandangan Inggris dimasa silam dengan perbandingan arsitektur kekiniannya begitu menawan dihadirkan. bumbu-bumbu sejarah yang ingin diwakilkan juga tampil penuh meyakinkan sehingga menutupi kesan fiksi dalam film ini. Ilustrasi musik yang membungkus cerita mungkin tidak terlalu fantastis, namun kehadiran plot yang dieksekusi begitu romantis inilah yang mampu menahan mata penonton untuk menanti-nanti endingnya. Bicara tentang ending, tentunya tidak akan ada kekesalan sama sekali ketika melirik kategori Possession sebagai drama percintaan dan misteri dengan ending yang akan anda ketahui seperti itu. Possession memang sangat direkomendasikan untuk seorang penonton yang berjiwa pujangga yang sedang menggandeng kekasihnya untuk menontonnya, lovely romantic!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s