Movie Review

CHLOE: KARAKTER YANG PENUH TANDA TANYA …


Film: CHLOE. Directed by: Atom Egoyan. Starring: Julianne Moore, Liam Neeson, Amanda Seyfried. Screenplay: Erin Cressida Wilson. Running Time: 96 minutes. Genre: Drama, Thriller.

(***)


“If the one you love was lying to you, how far would you go to find the truth?”

Kembali, langganan nominasi Academy Awards Julianne Moore harus berperan sebagai ibu rumah tangga yang depresi. Kali ini sosoknya melebur kedalam karakter Catharine, seorang dokter genokologi yang mencurigai suaminya berselingkuh. Semuanya diawali dari ketidakhadiran sang suami, Steven Steward yang diperankan Liam Nesson ke acara kejutan ulang tahunnya yang telah dipersiapkan secara matang oleh Catharine. Rasa kecewa pun menggelayut dalam bathin Catharine, dimana membuka pikiran curiganya pada sang suami. Apalagi secara mengejutkan, dirinya menemukan foto Steven dengan seorang gadis muda di iphone suaminya itu. Pada akhirnya, Catharine menyewa seorang pelacur bernama Chloe yang tidak sengaja ditemukannya di sebuah restoran. Chloe yang diperankan oleh Amada Seyfried ditugaskan untuk merayu Steven untuk membuktikan bahwa benarkah sang suami adalah lelaki berhidung belang yang suka mencari gadis muda. Namun, siapa sangka Chloe meramu sendiri skenario Catherine tersebut dengan rencana yang liar dan penuh tipu-muslihat. Chloe-lah yang mengubah sisi melodrama rumah tangga Catharine menjadi thriller-mystery yang kompleks.

Sesungguhnya, sutradara Atom Egoyan bersama penulis naskah Erin Cressida Wilson mengadaptasi Chloe dari sebuah film perancis berjudul “Nathalie…” yang disutradarai Anne Fontaine. Mungkin nama Atom Egoyan kurang akrab di telinga kita, maklum sutradara Kanada ini lebih sering membuat film bertema ‘arthouse’ ketimbang film yang diperuntukkan secara komersil. Bias ditengok dari karya-karyanya yang sempat mencicipi penghargaan festival, seperti film The Sweet Hereafter, Felicia’s Journey, Speaking Parts, atau Where the Truth Lies. Namun kali ini, Egoyan mempersembahkan Chloe yang mampu menawarkan tema arthouse,  dimana disesuaikan dengan cita rasa film komersil.

Ide cerita Chloe sendiri cenderung biasa saja, karena formulanya memang sudah sangat akrab dengan film-film sejenisnya di Hollywood. Mungkin yang membedakan, Egoyan tidak mengeksekusi film ini menjadi pure thriller dengan tidak menciptakan karakter Chloe beraksi layaknya psikopat-obsesif. Jadi jangan berharap sang pelacur Chloe akan menciptakan adegan berdarah untuk keluarga Steward. Ketegangan yang akan anda rasakan pun akan bercampur aduk antara misteri seorang Chloe dengan sisi emosional Catherine. Egoyan lebih banyak menebarkan adegan yang menipu konsentrasi penonton untuk mengungkap apa yang sebenarnya dilakukan Chloe terhadap Steven. Chloe juga dibungkus dengan adegan seks serta orientasinya yang sangat cantik, namun tidak menjatuhkan sisi estetika film ini. Ide yang cukup brilian dari Egoyan dalam membikin film ini lebih komersil namun tetap dalam gaya ‘arthouse’ kesukaannya.

Julianne Moore masih juaranya memainkan peran istri depresi seperti Catharine atau pun Liam Nesson mampu menebarkan kharismanya dengan akting yang cukup kuat dan sangat pas  pada karakter Steven. Barangkali yang patut diacungi dua jempol adalah Amanda Seyfried. Amanda mampu menaklukkan karakter Chloe, yang notabene seorang pelacur kelas atas dengan paras ayu, namun penuh misteri. Anda pasti akan terkaget-kaget, mengingat trackback Amanda Seyfried lebih cenderung berperan sebagai gadis baik, manis, dan periang. Chloe versi Amanda adalah kombinasi pelacur, penipu, dan pencinta yang liar. Amanda yang sebagai Chloe sangat pintar dalam menghadirkan aura seksual yang cantiik. Adegan ‘berani’-nya bersama Julianne Moore tentunya membikin konflik di film ini makin panas.

Adalah wajar bila anda nantinya akan kecewa terhadap ending film ini. Egoyan menuntaskan problema Catharine dan menghentikan obsesi Chloe dengan cara yang terlalu sederhana. Mungkin memang terkesan cantik dan tidak berlebihan, tapi masih meninggalkan beberapa pertanyaan yang belum terjawab. Misteri dari sosok Chloe itu sendiri serta obsesinya yang tidak wajar terhadap Catharine, membuat ganjalan untuk ending film ini. Apakah anda merasakan hal yang serupa?

One thought on “CHLOE: KARAKTER YANG PENUH TANDA TANYA …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s