Movie Review

NINE : Seorang Sutradara dengan Tujuh Wanita Seksi di Hidupnya



Film: NINE. Pemain: Daniel Day-Lewis, Judi Dench, Fergie, Sophia Loren, Kate Hudson, Nicole Kidman, Penelope Cruz, dan Marion Cotilard. Sutradara: Rob Marshal. Genre: Drama, Musical

Stars : (***1/2)

Semenjak Film Chicago (2002) arahannya memperoleh predikat Best Picture Oscar, Rob Marshal pun digadang menjadi salah satu jaminan mutu sebuah film musikal. Namun, sepertinya Rob tidak hanya ingin dinilai lihai dalam menyutradarai film musikal saja, terbukti dia mengadaptasi novel drama Memoirs of Geisha yang ternyata diterima hangat oleh para kritikus film. Dan di penghujung tahun 2009 lalu, Rob kembali lagi ke haluan genre film yang meroketkan namanya. Film musikal keduanya ini berjudul NINE, dimana menampilkan Daniel Day-Lewis, Judi Dench, Fergie, Sophia Loren, Kate Hudson, Nicole Kidman, Penelope Cruz, dan Marion Cotilard dalam satu frame yang mengagumkan.
NINE diadaptasi dari nomor pertunjukkan Broadway berjudul serupa yang berkisah tentang kehidupan sutradara Italia ternama Guido Contini (Day-Lewis) yang sedang mengalami krisis dalam diri kreatifnya. Dan disinilah konflik penemuan jati diri seorang Guido yang seraya diseimbangkan dengan peranan tujuh wanita yang berada dalam kisah hidupnya. Adalah Luisa Contini (Marion) istri Guido yang penuh sabar dan kelembutan, Carla (Penelope) sebagai kekasih simpanannya yang menggairahkan, bintang film kesayangannya; Claudia (Kidman), penata kostum filmnya; Lilli (Judi Dench), wartawan fashion; Stephanie (Kate), ada pula Saraghina (Fergie), gadis pelacur di masa kecil Guido dan terakhir ibunya (Sophia Loren). Konflik makin menjadi-jadi ketika Guido akhirnya menyadari bahwa dia telah menelantarkan hati istrinya yang paling mencintainya. Luisa pun memilih untuk mengakhiri hubungannya dengan Guido. Sementara Guido memilih keluar dari dunia perfilman, dan meninggalkan kenangannya dengan Luisa.

Menampilkan delapan aktor kenamaan dalam satu film bukanlah satu perkara yang mudah, karena pengembangan karakternya pun bakal sempit serta porsi penampilannya pun sedikit. Begitulah yang terjadi dalam NINE, dari sudut aktris yang paling menonjol hanyalah Penelope Cruz dan Marion Cotilard, dan aktor tentunya Daniel Day-Lewis mendominasi porsi penampilan karena memerankan Guido. Tapi Rob Marshal sepertinya mengerti akan permasalahan itu, makanya untuk menarik pesona film ini, dia menampilkan aktor dan aktris-aktris yang sudah punya nama besar. Jadi meski para pemain tidak bisa total menampilkan karakternya di film ini, setidaknya melihat pesonanya saja sudah membikin penonton duduk manis menontonnya.
Karena film musikal, so pasti semua aktris dan aktor harus bisa menari serta (terpaksa) menyanyi, dan nilai plusnya sembilan pemeran ini rata-rata bisa bernyanyi dengan karakter suara mereka yang khas masing-masing. Mungkin bagi anda yang pencinta musik, pasti sudah pernah mendengar suara Nicole Kidman dan Marion Cotilard yang memang pernah mengeluarkan nomor rekaman mereka dengan berduet dengan penyayi (memang penyanyi) lain. Lain halnya dengan Fergie yang notabene memang penyanyi harus berjuang keras untuk menampilkan akting perdananya di film penting Rob Marshal ini.

Meski dimasukkan sebagai aktris pendukung, namun akting Penelope Cruz yang paling memikat dalam NINE. Siapa sangka Penelope bisa menari seliar dan seseksi itu, sex appeal nya benar-benar terpancar, apalagi suaranya tidak jelek-jelek amat. Pantas saja dia masuk nomnasi Oscar lagi untuk Best Supporting Actress. Sementara Marion menampilkan karakter Luisa yang begitu lugu dengan raut muka dan sikap yang lembut apalagi ketika dia menyanyikan nomor lagu bertempo lambat di film ini, suara Marion terdengar begitu kuat dan berkarakter. Yang sangat disayangkan adalah Fergie yang hanya memiliki porsi sedikit dalam film ini, sehingga penonton hanya akan disajikan suaranya yang khas. Meski begitu, Fergie sangat pintar mengambil kesempatan, ketika dia menyanyikan‘Be Italian’ dengan membawa aura seorang wanita yang binal yang notabene memang karakternya sebagai pelacur masa lalu Guido dalam film ini. Fergie tampak seksi dalam tariannya dan karakter suaranya sangat pas pada penggambaran sosok Saraghina.

Penataan artistik film ini sangat patut diacungi jempol, ya mungkin karena film musikal jadi memang sangat lumrah kalau point ini sangat excellent. Apalagi penataan musiknya yang enerjik dengan menampilkan lagu-lagu catchy salah satunya Cinema Italiano yang dinyanyikan oleh Kate Hudson sangat terdengar powerful. Meski begitu, sayangnya NINE tidak berhasil meraih pencapaian seperti Chicago. NINE tidak seenerjik Chicago yang koreografinya lebih meriah dan menantang, begitu pula musiknya Chicago lebih menggelegar dan rata-rata enerjik dan powerful. Sementara NINE lagu-lagunya memang lebih bervariasi, namun entah mengapa tidak sesemangat Chicago. Selain itu setting yang ditawarkan Chicago ketika si aktris bernyanyi dan menari lebih beragam alias penataan dekorasinya lebih gila-gilaan. NINE hanya terpatok pada satu setting panggung yang Guido pakai untuk syuting filmnya.
Ya memang Chicago adalah Chicago dan NINE adalah NINE. Kita tidak bisa membandingkannya karena ide ceritanya pun berbeda, meski keduanya sama-sama film musikal. Namun ketika berbicara tentang Rob Marshal dan karya Chicago-nya yang menang Oscar, pastilah akan selalu dikaitkan dan dibandingkan antara Chicago dan NINE. Namun diluar dari semua itu, Rob Marshal patut diacungi jempol karena mampu mempertahankan eksistensinya dan mengeluarkan film yang lagi-lagi laris mencicipi nominasi di berbagai festival film tahun lalu. Lalalallaalaala……

2 thoughts on “NINE : Seorang Sutradara dengan Tujuh Wanita Seksi di Hidupnya

  1. @delupher ah akhirnya saya mengetahui kekurangan dari acara LAFFEST 2010.blog anda bisa ikut didaftarkan untuk acara penghargaan dg lsg.

    Permasalahannya adalah pada polling yg terdapat di kanan atas tsb sudah tidak dapt diubah lagi. Sedangkan utk bisa membuat kotak polling lanjutan dibutuhkan minimal 4 pilihan.Jadi, saya tidak bisa lsg membuat kotak polling lanjutan tsb.

    Saya sungguh meminta maaf atas kekurangan ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s