Movie Review

Romantic Score From Gustavo Santaollala in Brokeback


OST. BROKEBACK MOUNTAIN

Mungkin sudah agak basi jika mereview kembali film Brokeback Mountain yang fenomenal itu. Namun tidak dengan original soundtrack on motion picture-nya, yang totali malah bikin saya merinding terkagum-kagum. Baik penataan scoring music-nya serta deretan lagu-lagu yang diselipkan di berbagai scene film ini begitu memberikan sentuhan yang dominan depressed and touched. Agak kaget saja, karena filmnya sendiri bukan genre drama romantis yang diidam-idamkan secara normal, dimana tentu saja membutuhkan mental nan kuat untuk menonton dua koboi sesama jenis yang sedang bercinta. Namun penataan musiknya patut diacungi jempol, dan terbukti Gustavo Santaollala berhasil menggondol Oscar berkat sentuhan musiknya di film ini.
Gustavo hanya memainkan instrument gitar dalam memberikan score indah di film ini, dengarkan saja di bagian opening kita sudah diberi aroma petikan country yang amat catchy dan depressed. Memang cenderung mellow bertempo lambat , namun kesan yang diberikan pada setiap arransemen Gustavo mampu menggambarkan rasa parau dua gay yang tak mampu bersatu dan mesti merasakan kehilangan yang teramat dalam. Gustavo menampilkan enam lagu di film ini, meski hanya instrument, namun memiliki arti dan sentuhan yang berbeda-beda tergantung scene-nya.
Tentunya bukan Gustavo saja yang dapat anda simak di album OST. Brokeback Mountain ini masih ada deretan artis country yang membantu penampilan music di film ini. Yang paling saya suka lagu Emmylou Harris yang A Love That Will Never Grow Old dan ada pula Willie Nelson dengan lagunya He Was A friend of Mine, tentunya masih dengan pembawaan mellow nan santai. Saya juga rekomendasikan lagu I Don’t Want To Say Goodbye dari Teddy Thompson yang dimana selain petikan gitar juga menawarkan gesekan biola nan ciamik ditambah liriknya yang simple dan dalam. Atau bosan dengan mellow tragis, OST ini juga menawarkan permainan country ala The Gas Band yang berjudul An Angel Went Up in Flames yang cenderung up beat dan membikin saya untuk membayang-bayangkan rodeo dan tarian koboi.
Overall so excellent !!! Tentunya membuktikan bukan hanya penyutradaraan Ang Lee saja yang patut diacungi jempol, tapi penataan music ala Gustavo mampu melumerkan kesan jijik menonton film homo layaknya Brokeback Mountain, saya pun lebih memperhatikan kualitas film ini dan nge-fans berat sama theme song-nya. Sekali-kali film drama romantic yang ‘normal’ patut diramu racikan instrumental seorang Gustavo Santaollala.

One thought on “Romantic Score From Gustavo Santaollala in Brokeback

  1. Gustavo Santaolalla memiliki petikan gitar yang syahdu,lembut, pahit & menghanyutkan. Memang sudah menjamur mereview film BM ini, namun saya sadar kekuatan musik dan score yg dimilikinya tetap dikenang.
    I Don’t Want To Say Goodbye menjadi hits nomor satu saya, walau A Love That Will Never Grow Old menorehkan lyric yang hurts!!.

    *satu lagi jangan lupa kepiawaian GS di film Babel. WOUWWW…sentuhan tangannya sangat Imajinatif

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s