Ketika Kekasih Lars Hanya Sebuah Sex Doll…`
Judul Film : Lars and The Real Girl (2007)
Sutradara : Craig Gillespe
Pemain : Ryan Gosling, Emily Mortimer, Paul Schneider, Kelli Garner, Patricia Clarkson

“ Gus dan Karin tampak terkejut mendapati teman kencan Lars yang bernama Bianca itu….”
Bukan tanpa alasan, gadis yang diperkenalkan Lars kepada kakak laki-laki dan iparnya itu adalah sebuah manekin atau sex doll yang dibelinya dari sebuah situs internet. Keanehan itu diperparah oleh sikap Lars yang menganggap boneka itu benar-benar hidup . Dia pun dengan lugasnya memperkenalkan identitas Bianca yang seperti dikatakannya gemar bepergian keliling dunia, cenderung pemalu, keturunan Brazil dan Denmark serta dijelaskan pula kondisi kesehatannya yang tidak baik sehingga terpaksa memakai kursi roda. Gus dan Karin pun menyadari ada yang tidak beres dalam diri Lars dan dokter keluarganya yang bernama Dagmar pun menganalisa hal serupa bahwa Lars mengalami delusi karena kesehatan mentalnya yang kurang stabil, sehingga menciptakan karakter Bianca yang disesuaikan dengan suasana hatinya dalam boneka itu. Sedikit informasi, Lars Lindstrom memang orang yang menutup diri, dimana dia lebih memilih tinggal menyendiri di garasi yang berdampingan dengan rumah Gus dan Karin. (more…)
Add comment November 23, 2009
BAD ROMANCE..GAGA..ULALA!!!!!!!
Song : BAD ROMANCE
Vocal : LADY GAGA
Written by Lady Gaga & Red One
Produced by Red One
![]()
-official poster single ini keren juga, beda dari poster-poster single sebelumnya yang notabene ngeliatin body aduhai Lady Gaga, tapi ini cukup artistik-
Yeah, Lady Gaga kembali mengajak kamu bergoyang dan ‘ngesot’ ria di lantai dansa lewat dentuman single nyentriknya yg paling gress, dan diberi title BAD ROMANCE. Single ini didaulat sebagai first single untuk album The Fame Monster (Repackage dari The Fame). Masih menggunakan formula yang sama, dimana genre elektro pop – dance pop menjadi bumbu utama untuk ramu spesial single ini. Jika kamu teliti beat single Bad Romance ini memang rada-rada mirip poker face, bahkan setelah single ini dirilis tanggal 28 oktober 2009 banyak yang mengira merupakan Poker Face Part II.
Mari kita telaah lirik serta musikalitas Lady Gaga di single Bad Romance ini. Masuk ke intro-nya saja sudah memakai kata-kata yang nyeleneh atau dapat dikatakan sekedar pamp-pamp cuap-cuap tapi khas Gaga, tentunya langsung menjadikan kata-kata itu ikon tersendiri di single ini dibandingkan bagian refrainnya sendiri. “…….Rah-rah-ah-ah-ah-ah! Roma-roma-mamaa! Ga-ga-ooh-la-la! Want your bad romance……”. Ya memang agak mirip dengan poker face yang menggunakan formula yang sama seperti “…………..P-p-p-poker face, p-p-poker face (Mum mum mum mah) P-p-p-poker face, p-p-poker face (Mum mum mum mah)………”. Terasa ketidakseriusan Gaga ketika starting point di bagian intro untuk menyanyikan single ini, namun semakin masuk kedalam hingga tuntas di refrain dan bagian bridge, wowww terdengar begitu powerful. Liriknya pun bermakna sederhana tentang seorang wanita yang menginginkan cinta dari seorang pria yang dipujanya, ..” I want your love and All your lovers’ revenge. You and me could write a bad romance……”. Tidak rumit juga menghafal liriknya yang notabene banyak repetisi kalimat disana-sini.
VIDEO
Untuk video klip, memang Lady Gaga jagonya, apalagi untuk Bad Romance visualisasinya diluar bayangan saya. Imajinasi Gaga untuk pembuatan video music memang sangat tinggi dan nyentrik tentunya. Saya lebih cenderung menyebutnya nyentrik, very unique, aneh, gokil, dan very fashionable. Tentunya setelah video paparazzi, di bad romance tentu terlihat visualisasi Lady Gaga makin liar saja.
Begini, di videonya yang mengambil latar putih dikisahkan Lady Gaga diculik oleh sekelompok gadis (model) dan dipaksa menjadi budak seks untuk mafia Russia. Namun (sangat aneh) tak dinaya si pria mafia Russia mati terbakar di tangan Gaga. Begitulah endingnya dimana terdapat adegan Gaga di ranjang bersama kerangka tulang Mafia tersebut, sambil ada percikan-percikan nyala api di bagian dada si Gaga. Wow…cukup nyentrik dan ciamik!!!! Yang saya tambah suka untuk masuk ke bagian opening video ini, Gaga dan beberapa penari latarnya sok pura-pura mematung dan diiringi arransemen yang enggak ada hubungannya sama sekali dengan Bad Romance, dimana music itu keluar dari walkman yang dipegang Gaga. Dan setelah Gaga menekan tomobol stop walkmannya..tereeeeeeengggggggg…barulah mulai intro Bad Romance beraksi. Belum habis opening gilanya itu, terlihat penari-penari latar keluar dari peti kapsul dengan gerakan-gerakan nyelenehnya plus lengkap dengan kostum ‘mahagilanya’. Ya, untuk desain kostum Lady Gaga gila-gilaan di video ini, pokoknya kamu bakal nemuin kostum-kostum aneh dan fashionable-nya di video ini. Two Thumbs Up deh buat Gaga !!!!!!
Lyrics:
Oh-oh-oh-oh-oooh-oh-oh-oooh-oh-oh-oh-oh!
Caught in a bad romance
Oh-oh-oh-oh-oooh-oh-oh-oooh-oh-oh-oh-oh!
Caught in a bad romance
Rah-rah-ah-ah-ah-ah!
Roma-roma-mamaa!
Ga-ga-ooh-la-la!
Want your bad romance
Rah-rah-ah-ah-ah-ah!
Roma-roma-mamaa!
Ga-ga-ooh-la-la!
Want your bad romance (more…)
Add comment November 20, 2009
An Incovinient Truth : Bumi Makin Panas Untuk Kiamat
Film : An Inconvenient Truth
Sutradara : Davis Guggenheim
Genre : Documentary
-
“ Kian menurunnya volume gletser di berbagai belahan dunia, menipisnya es di Artik, bencana kekeringan, hingga yang paling fatal jikalau es di Antartika atau pun Greenland mencair, bangunan World Trade Center Memorial pun terancam direndam samudera serta berikut daratan pun akan berkurang di bumi ini “
Seluruh fakta diatas perihal dampak isu pemanasan global dibeberkan dalam film dokumenter terbaik dan terlaris ketiga setelah Fahrenheit 9/11 dan March of The Penguins ini. An Inconvenient Truth dibesut oleh Davis Guggenheim dengan mengambil sudut pandang Al Gore (mantan presiden AS era Bill Clinton) yang lagi giat-giatnya mengkampanyekan wacana global warming kepada khalayak dunia. Al Gore merasa wajib menyadarkan kepada umat manusia akan dampak serius yang akan ditimbulkan dari fenomena global warming tersebut. Dengan argument persuasifnya, Al Gore mengajak kepada para umat manusia untuk segera peduli terhadap alam lingkungannya sebelum hal tidak diinginkan terjadi pada peradaban manusia kini.
Al Gore pun menguraikan tentang posisi Amerika Serikat yang memiliki responsibility yang paling banyak akan fenomena global warming yang menimpa bumi ini. Mengapa? Sebagai Negara maju dengan era modernisasi dan industrialisasi yang kian pesat, US termasuk yang memproduksi tak kurang 25% gas karbondioksida dari sektor industrinya. Ya, sector industrialisasi yang padat di Amerika tak disadari memproduksi polusi yang makin menumpuk di bumi kita yang tentunya makin memperburuk kondisi lingkungan. Apalagi (more…)
1 comment October 30, 2009
I Look To You : Album ‘Reborn’ Seorang Diva
Album : I Look To You
Penyanyi : Whitney Houston
![]()
Terakhir kali mendengarkan suara emas seorang Whitney Houston, ketika dirinya menembangkan single “I Will Always Love You” dalam film The Bodyguard yang merupakan film debut pertamanya beradu akting dengan aktor Kevin Costner.
Ya, I Will Always Love You pun langsung menjadi hits love song hingga kini. Namun, kesuksessan singlenya itu tidak dibarengi dengan eksistensi Whitney di album dan penampilan live berikutnya. Sang diva ini seakan tenggelam dan larut bersama prahara perceraiannya dengan Bobby mantan suaminya kini hingga berlanjut dengan kasus narkotika yang sekaligus merehatkan karier bermusiknya. Dan seakan ingin mengubur masa kelamnya itu dan membangkitkan kembali kejayaanya, Whitney Houston pun kembali hadir dengan merilis album I Look To You di pertengahan 2009. Mungkin album ini bakal menandai reborn-nya seorang Whitney Houston serta menjadi obat kangen paling mujarab untuk fans-fans Whintey yang fanatik.
Meski harus diakui vokal Whitney tidak ‘segarang’ semasa awal karier bermusiknya. Rentang vokalnya juga tidak terlalu lebar seperti dahulu. Namun suara lembut nan dibalut serak-serak sexy dapat kita temui di album Whitney terbaru ini. Maklumi saja, nampaknya faktor usia dan rehatnya Whitney yang terlalu lama dalam dunia menyanyi, secara tidak langsung mempengaruhi kualitas produksi suaranya kini. Album come back seorang Whitney Houston ini bakal menjadi the most anticipated album of the year. Pasalnya, deretan nama-nama penulis lagu dan produser yang mendukung album ini, bukan orang sembarangan. Sebut saja Alicia Keys, Akon, R.Kelly, Eric Hudson, hingga duet Diane Warren dengan David Foster. Begitu kuatnya pesona seorang Whitney, bahkan membuat Mariah Carey diva juniornya pun harus rela menjadwal ulang perilisan album barunya yang menurut rumor rencana awalnya bakal dirilis hampir bertepatan dengan peluncuran album I Look To You. (more…)
Add comment October 22, 2009
Inglourious Basterds : Pembunuhan Hitler Khas Tarantino
Judul Film : Inglourious Basterds
Sutradara : Quentin Tarantino
Distributor : The Weinstein Company
Durasi : 2 jam 32 menit

“Setelah Tom Cruise kewalahan membunuh Hitler lewat Valkyre, Brad Pitt mencoba peruntungan bersama The Basterds, dikomandoi Quentin Tarantino”.
Mengambil setting tahun 1941, cerita dibuka dengan pembunuhan sebuah keluarga keturunan Yahudi-Perancis oleh Kolonel Hans Landa (Christopher Waltz). Shosanna Dreyfus yang menjadi saksi pembunuhan tragis keluarganya di tangan para tentara Nazi, melarikan diri ke Paris dengan identitas baru. Selang beberapa tahun, untuk menyambung hidup, dia bekerja di sebuah bioskop. Lewat pekerjaan itu, skenario balas dendam pun dirancang.
Di tempat lain, Letnan Aldo Raine (Brad Pitt) memimpin sebuah pasukan gerilya Yahudi-Amerika yang dikenal dengan sebutan The Basterds. Dengan hanya beranggotakan delapan orang, The Basterds merancang rencana untuk meruntuhkan kekuasaan Hitler yang diktator. Aksinya dimulai dengan menguliti kepala tentara-tentara Nazi yang berukir simbol swastika.
Dua skenario balas dendam pun berduet brutal dengan kesamaan kepentingan, membunuh Hitler. Skenario itu mendapat momen segar ketika para Nazi, termasuk Hitler, hadir dalam pemutaran film di bioskop Perancis, tempat Shosanna bekerja. Dapatkah rencana Shosanna dan The Basterds berjalan mulus?
Setelah sukses lewat Pulp Fiction yang begitu fenomenal menembus ajang penghargaan Oscar hingga Kill Bill dan Death Proof yang menuai jutaan dollar, akhirnya tema balas dendam rezim Nazi atas kasus holocaust kaum Yahudi berhasil menarik hati Quetinn Tarantino. Tarantino mengemas Inglourious Basterds masih dengan sentuhan eksentiknya. Scene-scene kekerasan lengkap dengan ceceran darah sangat kental terasa di Inglourious Basterds. Bagi penggemar berat film-filmnya, hal tersebut pasti lumrah saja.
Selain Tarantino, aktor utama Brad Pitt dan Christoph Waltz patut menjadi sorotan. Pitt yang semakin lihai mencari peran-peran menantang setelah keterlibatannya dalam The Curious Case of Benjamin Button semakin matang dengan bermain di Inglourious Basterds. Namun, ia harus mengerahkan energi penuh untuk berduel dengan aktor antagonis Christoph Waltz.
Christoph Waltz terbukti berhasil berperan optimal. Terbukti predikat Best Actor berhasil direbutnya di 62nd Cannes Film Festival.
Musik film ini tak kalah eksentrik. Sejak awal, film menawarkan score yang merindingkan bulu roma. Scene Shosanna ditembak mati musuh Nazinya pun disisipi score melankolis yang nyeleneh. Mampukah mereka meruntuhkan kekuasaan Hitler?(Andy)
Add comment October 19, 2009
Mariah Carey Makin Getol Ber-R&B !!!
-Review Album
Memoirs of An Imperfect Angel-
Album : Memoirs of An Imperfect Angel
Penyanyi : Mariah Carey
Nampaknya Mariah Carey semakin serius menekuni jalur R&B. Terbukti dari suksesnya album Emancipation of Mimi yang meraih penghargaan grammy dan pula laris manis di pasaran music USA, sampai-sampai dibuatkan repackage atau album limited edition-nya lagi. Berselang setahun kemudian, Mimi (sapaan akrab Mariah Carey-&dy) melemparkan album E=MC2, yang notabene masih diramu music pop bernuansakan R&B nan Hip-hop. Nampaknya , Mimi enggan untuk kalah bersaing dengan para raising star yang juga mengambil genre serupa.
Well, di tahun 2009 ini pun Mimi makin brillian dengan merilis album ke-12 nya yang bertajuk “Memoirs of an Imperfect Angel”. Menurutnya, album ini murni dedicated to fans. Sayangnya album ini sempat dijadwal ulang perilisannya oleh label Mariah dikarenakan album “I Look To You” milik Whitney Houston juga dirilis pada waktu bersamaan. Meski sesama diva, Mimi terlihat lebih menghormati Whitney seniornya, sehingga albumnya yang terpaksa dijadual ulang perilisannya. Ya, asalkan memang Mimi tidak takut kalah saing dengan Whitney!!
Album Memoirs of an Imperfect Angel ini masih menempatkan Mariah Carey sebagai penulis dan executive produser. Dan tentunya masih didukung oleh penulis lagu R&B sekelas The Dream, Tricky Steward, hingga Randy Jakson. Total album ini ada 17 track yang masih mengusung irama pop berbalut kental R&B, Hip-hop, dan sedikit racikan ballad. Ballad disini cenderung kontemporer jauh dari ballad traditional ala single Hero atau When You Believe. Mimi sendiri mempertaruhkan besar album ini lewat single pertama “Obssesed”. Ya, memang single ini amat catchy dan iramanya hampir mirip dengan Touch My Body, but don’t worry it can shake your body. Lagu ini beatnya sedang dan didukung refrain yang nonjok abis. Apalagi oleh media Amerika, lagu ini sempat dikontroversikan karena terdengar memplesetkan nama raper E (u know who) yang dikatakan terobsesi dengan Mariah.
Album ini dibuka dengan track Betcha Gon Know (Prologue) yang masih bernuansakan R&B slow. Lanjut ada track dengan nama unik H.A.T.E.U atau Having A typical Emotional Upset yang next menjadi single keduanya, dan ada track berirama R&B Ballad seperti Candy Bling,dan It’s a Wrap. Dan track seperti Ribbon dengan intro yang cenderung hip-hop. Yang paling menarik sebenarnya track Angels Cry yang memforsir kekuatan vokal Mimi yang kaya vibrasi dan terdengar lebih mellow dan ballad. Pula ditemukan track lawas yang direcycle berjudul I Want To Know What Love Is dengan pembawaan Mimi yang penuh improvisasi dengan tempo yang lambat.
Meski dengan kenyataan tidak dapat menemukan single yang lebih ballad ala Mimi dulu, namun overall tidak terlalu mengecewakan. Tapi pribadi rasanya album E=MC2 satu level lebih baik ketimbang Memoirs of An Imperfect Angel, meskipun padat secara materi dan recording R&B lebih mantab. Namun kesukaan saya dengan single-single Mariah yang cenderung ballad nan mellow, agaknya membuat risih ketika mendengarkan album ini. Tunggu saja setahun lagi apa Mimi segera balik haluan ke tipe ballad seperti dulu atau masih senang dengan dunia R&B. But, she still a brilliant diva, doesn’t she?. (&dy)
RECOMMENDED TRACK : Obssesed, H.A.T.E.U, I Want To Know What Love Is, Angels Cry
2 comments October 16, 2009
The Newest Song from JOHN MAYER : ” WHO SAYS “
Song : Who Says
Penyanyi : John Mayer
Akhirnya John Mayer melepas debut single terbarunya, menuju penghujung tahun 2009 ini. Bertitlekan ‘ Who Says’, Mayer seakan ingin memberi kejutan kepada para fans-nya yang sedang menanti-nanti album teranyarnya berikut. Album yang katanya dinamai “ Battle Studies”, masih simpang siur kapan akan dilempar ke pasaran musik dunia. Namun, Who Says cukup menjadi obat rindu mujarab akan dengungan suara serak dan permainan gitar apik seorang peraih grammy sekelas Mayer.
Single Who Says sendiri masih khas John Mayer yang dominan bermain akustikan, membawa suasana santai nan tenang, easy listening, mellow namun tidak cengeng untuk ukuran cowok. Liriknya sendiri bukan sebuah pernyataan nelangsa seorang Mayer. Tapi adalah sebuah lirik kerinduannya akan kebebasan. Ya, Berjalan di sudut kota New York hingga Austin sembari mendifinisikan jati dirinya. Sedikit bertutur nakal dang enggan bermuluk-muluk ria untuk mengungkapkan kekaguman akan kecantikan seorang wanita dan keinginan untuk menantang dunia. So, what do you think about free????free listen this one…
Lirik :
Who says I can’t get stoned
Turn off the lights and the telephone
Me in my house alone
Who says I can’t get stoned
Who says I can’t be free
From all of the things that I used to be
Rewrite my history
Who says I can’t be free
It’s been a long nigh (more…)
3 comments October 8, 2009
Sensasi Cakar Snow Leopard di Mac Kamu!
Buat kamu semua penggila Apple pasti terjawab sudah rasa penasaran kamu ama sistem operasi Manchintosh terbaru bernama Snow Leopard. Yup, menyusul keberhasilan Mac OS X Leopard, akhirnya Snow Leopard pun dilempar lebih awal oleh pihak Apple pada 28 Agustus 2009 kemaren. Menurut pihak Aple sendiri, ukuran Snow Leopard ini hanya setengah dari versi 10.5 Leopard dan membebaskan ruang dalam drive kamu hingga 7 GB saat diinstal. Lewat Snow Leopard, Aple menjanjikan interface yang lebih baik, cepat, dan semakin mudah digunakan. Snow Leopard hanya bias kamu install di Mac kamu yang berprosesor Intel. Cukup hanya dengan $29, kamu udah bias ngupgrade Leopard-mu ke system operasi paling canggih di dunia ini. Snow Leopard atau juga dikenal Mac OS X 10.6 ini merupakan penyempurnaan dari Leopard dalam hal efisiensi, stabilitas, dan keamanan sistem. Selain itu Snow Leopard juga focus dalam hal upgrade kecepatan hingga fitur-fitur yang dimodifikasi biar lebih sempurna dan sederhana. Lebih kentara terlihat di wajah Snow Leopard ini adalah perubahan antar muka Quik Time dengan jendela berwarna hitam.
Mau tahu aplikasi-aplikasi baru apa aja yang bakal kamu temuin di Snow Leopard??!!!!!

1. Exchange
Fitur terbaru ini termasuk besar dan special dengan dukungan exchange email seperti Microsoft e-mail. Exchange juga memaximalkan untuk daftar kontak dan kalender server. Selain itu didalamnya kamu bakal nemuin aplikasi lagi bernama iCal yang mampu mengerjakan tugas yang terbilang rumit, bahkan mampu mengatur jadwal pertemuan berdasarkan status undangan.
2. Malware Check
Lebih diperuntukkan untuk memberikan proteksi yang kuat dari malware.
3. Expose
4. Akan membuat jendela diselaraskan dengan grid, sehingga sebagian besar orang akan menemukan kemudahan untuk dengan cepat memindai melalui layar mereka dan menemukan jendela yang mereka inginkan.
5. Dock
Ada sejumlah opsi yang bias di sub menu Options yang membikin menu awal enggak terlalu kelihatan rumit saat kamu menggunakannya.
6. QuickTime Player
Menggaburkan fitur QuickTime Pro, dimana memiliki kemampuan merekam dan memotong video termasuk screencasts dan berbagi video di iTunes, MobileMe, dan YouTube.
7. Browser
Di Snow Leopard, kamu udah bias nikmatin Safari 4.0, dimana bikin kamu betah bersluncur di dunia maya.
8. Finder
Yup, finder emang pusat pengendalian file dan folder di Mc OS X, yang kini lebih dimantapkan lagi dengan aplikasi Cocoa 64-bit. Finder baru ini juga akan berjalan jauh lebih resposif, yang tentunya berpengaruh pada ketajaman gambar yang disajikan.
So, kamu tergoda dengan Si Macan Tutul Salju ini. Nah, buruan nae upgrade segera Mac kamu dengan Snow Leopard yang okeh punya!!! (&dy/berbagai sumber)
1 comment September 22, 2009
Leave This Town : Not Leaves Chris’s Music Style

Album : Leave This Town
Penyanyi : Daughtry
Tak disangka, meski hanya mampu menjadi finalis American Idol saja. Namun, peruntungan Chris Daughtry di kancah musik Internasional cukup mengagumkan. Dengan membentuk grup band dan menjual nama Daughtry. Chris mampu menunjukkan kepada siapapun pemenang American Idol dari berbagai session, kalau dia juga jawaranya.
Terbukti setelah sukses tiga tahun yang lalu dengan album self titled-nya, Daughtry kembali merilis album teranyar mereka yang bertajuk Leave This Town. Setidaknya album kedua mereka ini menjadi sebuah penegasan eksistensi bermusik Daughtry yang masih betah bernaung di aliran rock alternative. Sangat dibantu dengan warna suara Chris yang mumpuni serta musikalitas mereka yang makin meningkat. Simak No Surprise yang dilempar sebagai single pamungkas di album ini, langsung terdengar sangat catchy dan garang. Di track ketiga dan kelima yang masing-masing berjudul Every Time You Turn Around dan What I Meant To Say, ketal dengan manipulasi power chords bahkan masih terdengar mirip Hinder.
Mirip dengan single Home terdahulu, Chris terlihat paham benar bagaimana memainkan southern rock ballad yang sangat ketara di track Life After You. Track yang tak daya dikritik lagi, seperti Learn Lesson dan (more…)
Add comment September 22, 2009
Young On Top, Bertebaran Kata-kata Milioner Dunia
Nama Buku :Young On Top: 30 Rahasia Sukses Di Usia Muda
Penulis : Billy Boen
Penerbit : Gagas Media
Cetakan Pertama, 2009

Young on Top is a place when you want to be tomorrow…
Begitu nikmat memetik kalimat tagline itu di cover belakang buku yang bertajuk Young on Top : 30 Rahasia Sukses di Usia Muda, karangan Billy Boen. Memang siapa yang tidak ingin menggapai kesuksesan di usia muda. Billy Boen sudah sempat merasakan bagaimana ketika usianya yang baru menginjak 26 tahun sudah mampu memegang jabatan General Manager perusahaan Oakley. Dan terlengkapi sudah di usia 30 tahunnya, Billy sudah dipercaya untuk mengawasi tiga perusahaan yang bernaung di MRA Group. Wah!!
Lewat buku pertamanya Young On Top, Billy ingin membagi pengalaman serta kiatnya agar para pembaca mampu termotivasi untuk mengejar masa depan mereka yang gemilang. Dengan 276 halaman, Youn on Top menawarkan tiga bab penting yang kaya akan tips motivasi berikut dibarengi pegalaman karier Billy yang cukup fantastis. Mulai dari kiat dasar di bagian pertama, dimana para pembaca diajak untuk mulai mencintai pekerjaannya, Do what you love and Love what you do. “….Intinya, kamu akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjadi lebih baik apabila kamu sudah mencintai apa yang kamu lakukan….(hal.4)”. Setelah kamu mampu mencintai pekerjaanmu, kamu harus menerapkan integritas dalam perjalanan kariermu. Meski fakta menunjukkan kebanyakan orang yang sukses tidak memiliki integritas dalam dirinya. Namun selanjutnya, kita tak akan pernah tahu sampai kapan orang-orang sukses tersebut masih bisa berada di puncak kariernya, ketika tanpa sebuah integritas.
Yang menarik lagi di bagian pertama buku ini, terdapat tulisan Think Big, dimana Billy menguraikan untuk menjadi orang sukses mulailah dengan bermimpi yang lebih besar. Tentunya mimpi besar terbut harus dibarengi dengan ukuran kemampuan diri kamu. Karena tanpa disadari kita mampu mewujudkan mimpi besar itu, meski tidak selalu sempurna. Dibagian kedua buku ini, ada kiat Billy yang bertajuk Learn From Mistakes. Ya, memang orang harus belajar dari kesalahan, karena itu juga merupakan salah satu langkah menuju kesuksesan. Bukan hanya dari kesalahan diri sendiri, tapi juga belajar dari kesalahan orang lain.
Di bagian ketiga, Billy sudah mulai mengajak kita untuk melaksanakan kiat ketika berperang dalam karier. Negotiation, The Extra Mile, Humor, Nowhere To Hide, Humble dan masih banyak lagi tulisan yang (more...)
Add comment September 13, 2009

